APLIKASI PERAN VARIASI AROMATERAPI DALAM PENURUNAN NYERI DAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU BERSALIN

Dwi Nur Octaviani Katil, Masmuni Wahda Aisya

Abstract


Latar Belakang: Tingkat nyeri persalinan digambarkan dengan intensitas nyeri yang dipresepsikan oleh ibu saat proses persalinan. Sedangkan Kecemasan adalah gangguan alam atau perasaan yang ditandai dengan  ketakutan atau kekhawatiran yang mendalam dan berkelanjutan. Depresi dan kecemasan perinatal sering terjadi pada ibu bersalin. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi nyeri persalinan dan menurunkan tingkat kecemasan adalah metode non farmakologis dalam hal ini adalah pemberian aroma terapi lavender (lavandula angustifiola) dan pepper mint (mentha piperita).

Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan pemberian aromaterapi lavender (lavandula angustifiola) dan pepper mint (mentha piperita) terhadap penurunan nyeri persalinan dan tingkat kecemasan pada ibu bersalin di Ruangan Vk Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo.

Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment tipe Non equivalent control group design dengan pre dan  post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang ada di RSIA Siti Kahadijah berdasarkan kriteria inklusi dan ekslusi. Tehnik pengambilan sampel menggunakan tehnik nonprobability sampling.

Hasil: Berdasarkan uji paired simple t-test untuk nyeri persalinan, didapatkan nilai t.hitung 2.042 dengan p-value sebesar 0.05 pada kelompok aromaterapi Lavender. Pada kelompok aromaterapi pappermint didapatkan nilai t.hitung 000 dengan p-value sebesar 0.1000, terlihat bahwa p-value > α 0.05. sedangkan untuk tingkat kecemasan ibu bersalin, diperoleh nilai t.hitung 6.056 dengan p-value sebesar 0.000 pada kelompok aromaterapi lavender dan didapatkan nilai t.hitung 14.4738 dengan p-value sebesar 0.000 pada kelompol aromaterapi pappermint, terlihat bahwa p-value 0.000 < α 0.05.

Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh aromaterapi lavender dan pappermint terhadap nyeri persalinan. Akan tetapi untuk tingkat kecemasan, didapatkan hasil bahwa aromaterapi lavender dan pappermint dapat menurunkan tingkat kecemasan ibu selama proses persalinan

 


Full Text:

PDF

References


F. Judha, Sudarti, Teori Pengukuran Nyeri dan Nyeri Persalinan. Yogyakarta: Nuha Medika, 2012.

Y. M dan P. A, “The effect of aromatherapy with lavender essence on severity of labor pain and duration of labor in primiparous women,” Complement. Ther. Clin. Pract., vol. 25, hal. 81–86, 2016.

Y. L, Penanganan Nyeri Persalinan Dengan Metode Nonfarmakologi. Malang: Bayumedia Publishing, 2008.

N. Joulaeerad, G. Ozgoli, H. Hajimehdipoor, E. Ghasemi, dan F. Salehimoghaddam, “Effect of Aromatherapy with Peppermint Oil on the Severity of Nausea and Vomiting in Pregnancy: A Single-blind, Randomized, Placebo-controlled trial,” J Reprod Infertil, vol. 1919, no. 11, hal. 32–3832, 2018.

Idhyanti, I, Ribkha. 2017. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Pengendalian Nyeri Persalinan Kala I Pada Ibu Bersalin. Jurnal Kebidanan. Vol 6 (12)

Safaah, Sitti. 2019. Perbedaan Efektivitas Aromaterapi Lavender dan Aromaterapi Peppermint terhadap Nyeri pada Pasien Post -Sectio Caesarea di RSUD Ajibarang. Journal of Bionursing. Vol 1 (1)

Andriyani, W, Agnes. 2017. Pengaruh Aromaterapi Pappermint Terhadap Kejadian Mual dan Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Melati II Sleman Yogyakarta

W. M.F, AcuYoga Kombinasi Akupuntur + Yoga. Jakarta: Penebar Swadaya Grup, 2011.

Prasastiwi, Arsinda. 2017. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Dengan Genral Anestesi Di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta

Syukrini, D, Rahmwa. 2016. Pengaruh Aromaterapi Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Bersalin Kala I Dikamar Bersalin RSU Tangerang. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Skripsi

Arwani. 2013. Pengaruh Pemberian Aromaterapi Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Sebelum Operasi Dengan Ansietas Spinal Di RS Tugu Semarang. Jurnal Keperawatan Jiwa. Vol 1(2)




DOI: http://dx.doi.org/10.35721/jky.v4i2.123